ASURANSI
Kiat Memilih Asuransi
Allianz Malang
Dalam perencanaan keuangan, asuransi dipandang sebagai pelindung apabila aliran pendapatan terganggu. Misalnya tulang punggung keluarga mengalami kecelakaan fatal, sakit keras atau bahkan wafat. Dipenuhinya klaim sangat penting bagi ahli waris. Karenanya sangat penting bagi Klabers untuk memilih asuransi terbaik sesuai kebutuhan masing-masing.
Berikut ini adalah hal-hal yang Klabers harus pelajari sebelum memutuskan untuk membeli produk asuransi:
1. Laporan Keuangan Perusahaan
Walau laporan keuangan memiliki keterbatasan, namun tetap dapat jadi acuan awal memilih perusahaan asuransi. Indikator yang dapat digunakan adalah RBC (risk based capital), dimana perusahaan asuransi yang baik harus memiliki RBC di atas 120 persen. Selanjutnya lihatlah net equity (modal sendiri dibagi premi bersih), karena perusahaan asuransi yang baik harus memiliki net equity di atas 50 persen dan gross equity di atas 20 persen.
Nilai pula kualitas underwriting policy dengan menyimak tren laba perusahaan tersebut selama beberapa tahun. Kemudian cek pula operational cost dari perusahaan asuransi. Kinerja yang baik dapat hilang karena beban operasional berlebihan akan menggerus laba perusahaan. Majalah InfoBank ataupun Investor secara berkala membuat peringkat perusahaan asuransi di Indonesia berdasarkan informasi laporan keuangan, simaklah.
2. Rekam Jejak Perusahaan dan Manajemen
Setelah memiliki daftar ringkas pilihan sementara berdasarkan laporan keuangan lanjutkanlah dengan mencari informasi tentang perusahaan asuransitersebut. Tanyalah kolega atau keluarga, riset pula lewat internet. Teliti apakah kandidatmu sudah lama berada di industri, ukuran perusahaan, reputasi perusahaan dan rekam jejaknya, reputasi manajemen pengelola perusahaan tersebut, serta reasuransi yang dilakukan atau reasuradur utamanya. Pertimbangkan untuk mengunjungi kantor cabang perusahaan asuransi yang akan dipilih. Atmosfer yang ada di kantor akan nampak dengan melihat langsung cabangnya.
3. Kualitas Pelayanan
Lakukanlah survei di sekelilingmu, tanyakan pelayanan perusahaan asuransi yang akan menjadi pilihan. Apakah repot mengurus klaim, kemudahan apa saja yang diberikan dan apakah jika terjadi risiko kemudian klaim diterima sesuai yang dijanjikan dalam polis, serta kualitas pengetahuan dan kemampuan menjelaskan para agennya.
4. Hitung Kebutuhan Proteksimu, Buatlah Catatan
Langkah berikutnya adalah menghitung berapa sebenarnya kebutuhan (target) proteksi, dimana satu orang tentunya berlainan dengan yang lain. Untuk kalkulator kebutuhan asuransi, silahkan kunjungi www.KeluargaCerdas123.com. Setelah memilih, catat nama asuransi dan alamat, nomor polis, nilai manfaat kematian, ahli waris, nama agen asuransi dan telpon, tanggal efektif polis, serta lokasi polis awal.
5. Pilih Produk yang Sesuai
Walaupun perusahaan asuransi yang dipilih sudah baik namun jika jenis polis yang dibeli tidak sesuai berakibat pembayaran klaim pun tidak akan sesuai dengan tujuan finansial Klabers. Jadi, pastikan jenis asuransi yang dipilih sesuai dengan kebutuhan Klabers dan keluarga. Cari penyedia asuransi yang menawarkan harga produk termurah untuk proteksi yang memang Anda butuhkan. Pertimbangkan membeli asuransi term life (berjangka), atau whole life (dwiguna),
Jangan pernah terbuai dengan tawaran diskon premi atau lainnya yang menggiurkan, pertimbangkan pula membeli polis asuransi dari agen terdidik dan terlatih serta dikenal pula secara personal menjadi nilai plus. Telitilah (produk dan perusahaan asuransi) sebelum membeli!
Yuk, Lindungi Keluarga Tercinta dengan Asuransi
Bumida Malang
Jl. Jaksa Agung Suprapto no. 40. B-1 – Malang
Dikisahkan satu keluarga dengan dua orang anak. Suatu ketika ibunya yang juga seorang pekerja sakit. Sakit ini membuat biaya kesehatan melonjak di atas batas tanggungan perusahaan di tempat yang bersangkutan dan suaminya bekerja.
Suami yang kalut pikirannya tak ayal lupa mengunci mobil saat tengah belanja kebutuhan rumah di pasar. Maka ?~melayanglah? mobil yang tidak dipertanggungkan itu digondol maling.
Seperti tak tertahankan, terjadi hubungan listrik arus pendek saat rumah kosong, bak membantu menyulut si jago merah melahap rumah yang masih dicicil itu. Ditengah tekanan tiada henti sang ayah berjalan limbung dan tak melihat munculnya motor yang melaju dengan kecepatan tinggi yang menghantam tubuhnya…jatuh terkapar…
Kisah ini diakhiri dengan kondisi ayah yang cacat tetap, ibunda yang meregang nyawa karena penyakit akut. Lantas pertanyaannya, bagaimana nasib sang bapak beserta anak-anaknya kemudian?
Dramatis? Mungkin ya, tapi kalau dicermati mungkinkah satu diantara serangkaian musibah itu terjadi pada kita? Jawabannya mohon maaf, mungkin sekali. Terlepas dari kepasrahan manusia pada Sang Pencipta, manusia dikaruniai hikmah dalam menyikapi hidupnya. Lagipula para pencari nafkah sambil merajut kemapanan finansial dan mencapai tujuan keuangan keluarganya selayaknya melindungi mereka yang dikasihi dengan membeli polis asuransi.
Ya, asuransi hadir sebagai salah satu jalan keluar agar bisa tidur pulas. Asuransi merupakan produk keuangan yang memberikan proteksi kepada satu pihak dengan menyalurkan/membagikan risiko pihak tersebut kepada pihak lain yang lebih ahli dalam mengelola risiko/yang bersedia memikul beban bersama.
Pertanyaan yang muncul adalah apa saja jenis asuransi yang bisa digunakan, bagaimana karakteristiknya, dan manfaat apa yang kita terima?
1. Asuransi Kesehatan adalah produk yang memberikan jaminan biaya kesehatan atau perawatan bagi peserta asuransinya jika mereka jatuh sakit atau mengalami kecelakaan. Ada jenis perawatan yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi kesehatan, yakni rawat inap atau rawat jalan.
2. Asuransi Jiwa terbagi tiga jenis, di antaranya asuransi berjangka, asuransi seumur hidup, dan asuransi dwiguna. Asuransi berjangka adalah produk asuransi jiwa dimana polis memberikan proteksi atas risiko meninggal dalam jangka waktu tertentu, sementara asuransi seumur hidup akan memberikan proteksi ketika tertanggung meninggal dunia kapanpun. Asuransi dwiguna merupakan asuransi kombinasi berjangka dan seumur hidup yang akan membayarkan uang pertanggungan di akhir masa kontrak.
3. Asuransi Cacat Tetap & Penyakit Kritis adalah jenis asuransi yang memberikan proteksi biaya hidup bagi tertanggung jika terjadi masalah kesehatan akibat kecelakaan atau cacat tetap.
4. Asuransi Lainnya seperti asuransi aset yang memberikan proteksi atas risiko atas aset properti, seperti kebakaran, kemalingan, kebanjiran. Termasuk disini adalah Asuransi Kendaraan Bermotor atau Asuransi Aset Properti jika terjadi kebakaran dan kebanjiran; asuransi kredit yang membayarkan sebagian atau seluruh kewajiban yang dipikul tertanggung jika terjadi PHK, kecelakaan, atau kematian. Asuransi Debitur KPR, misalnya, termasuk kategori ini; asuransi kewajiban yang cakupannya luas yang memberikan proteksi atas atas tertanggung terhadap klaim oleh pihak lain yang mendapatkan kerugian dari kecelakaan yang terjadi akibat pengoperasian aset tertanggung; asuransi kecelakaan khusus yang memberikan proteksi atas terjadinya kecelakaan karena risiko kejahatan atau politik, namun tidak terkait hanya pada aset properti tertentu.
5. Yang sedang ngetop saat ini adalah Asuransi Plus atau dikenal sebagai Unit Link. Ini merupakan produk perlindungan jiwa dan atau kecelakaan yang ditambahkan komponen investasi sehingga menjadi produk yang lebih menarik konsumen. Ada sebagian orang menilai rugi jika hanya membayarkan uang tanpa mendapatkan keuntungan kas tambahan. Karenanya dikemaslah produk proteksi dengan instrumen pasar modal dan pasar uang yang sebenarnya mengandung risiko didalamnya. Bedanya adalah setoran premi yang dibayarkan dibagi dua: porsi premi proteksi dan porsi investasi yang kemudian disalurkan ke manajer investasi.
Di tengah risiko hidup yang semakin tinggi pilihan untuk memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang kita cintai berpulang kepada kita masing-masing. Apakah kita akan memberikan? Jika ya, kapan kita akan memulainya?



Komentar»
No comments yet — be the first.