Pertamina dan PGN Bentuk Perusahaan Patungan Februari 4, 2010
Posted by andrewiwanto in Artikel.Tags: PERTAMINA, PGN
trackback

PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) sepakat untuk membentuk perusahaan patungan. Pembentukan perusahaan patungan itu bertujuan untuk membangun dan mengoperasikan terminal penyimpanan dan regasifikasi gas alam cair atau LNG Jawa Barat.
Penandatanganan perjanjian pemegang saham pembentukan perusahaan patungan untuk terminal penyimpanan dan regasifikasi LNG Jawa Barat itu dilakukan Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, Kamis (4/2/2010). Penandatanganan itu disaksikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh, di Jakarta.
Dalam perjanjian itu disepakati, Pertamina memegang kepemilikan saham 60 persen dan PGN 40 persen. Selain itu Pertamina akan mengirimkan wakilnya untuk menempati posisi Direktur Utama dan Direktur Teknik dan Operasi, serta Komisaris Utama dan 1 Komisaris . Sedangkan wakil dari PGN akan menempati posisi Direktur Keuangan dan Administrasi serta 1 Komisaris.
Menurut Karen, dengan penandatanganan ini, Pertamina membuktikan komitmennya dalam mengelola energi untuk kepentingan bangsa. Proyek ini juga bermanfaat bagi Pertamina untuk melengkapi rantai LNG yang selama ini telah ditandatangani lebih dari 30 tahun, kata dia menegaskan.
Hendi Prio menambahkan, hal ini menunjukkan komitmen PGN dan Pertamina untuk bersinergi dalam pemenuhan kebutuhan gas khususnya pembangkit listrik di dalam negeri. “Hal ini merupakan upaya PGN untuk meningkatkan penyaluran dan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri, serta mengembangkan utilisasi LNG dalam memenuhi pasokan gas, untuk melengkapi sumber pasok gas yang disalurkan lewat pipa,” ujarnya.
Penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari ketentuan pokok perjanjian yang ditandatangani 17 April 2009 tentang pembentukan perusahaan terminal penerimaan LNG antara Pertamina, PGN dan LNG. Ketentuan pokok itu mencakup kerja sama pembangunan termina penerimaan LNG dengan teknologi unit regasifikasi dan penyimpanan terapung di daerah Jawa bagian barat.
Pemanfaatan LNG itu nantinya akan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gas domestik khususnya bagi pembangkit listrik milik PLN. Pasokan gas untuk kebutuhan fasilitas itu nantinya berasal dari sumber gas di Kalimantan Timur dengan total volume 11,75 juta ton selama 11 tahun.
Semula konsorsium pembentukan perusahaan it u terdiri dari tiga BUMN masing-masing PGN, Pertamina dan PLN yang diberikan penugasan oleh pemerintah untuk bekerja sama dalam pembangunan dan pengoperasian terminal penerimaan LNG. Dalam perjalanan, terjadi perubahan di mana pihak PLN mengundurkan diri tetapi tetap menjadi pembeli utama dari terminal penerima LNG itu.
Setelah penandatanganan PPS ini, badan hukum anak perusahaan untuk terminal penerima LNG ini diharapkan berdiri dalam waktu dekat, sehingga proses konstruksi terminal ini dapat dimulai pada tahun 2010 ini.
Pada saat bersamaan, Pertamina dan PLN menandatangani nota kesepahaman pemanfaatan LNG di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam nota kesepahaman itu, Pertamina dan PGN menyatakan kesiapan untuk menyelesaikan proyek pemanfaatan LNG di wilayah i tu tepat pada waktunya. (EVY)

Cirebon,4 Oktober 2010
Yth,
Pimpinan
PT PERTAMINA Persero / PT PGN Persero
di
tempat
Dengan Hormat,
Salam sejahtera semoga kebrhasilan dan kesuksesan menyertai Bapak beserta Staff karyawan dan Rekan.
Berdasarkan informasi yang saya terima bahwa perusahaan yang Bapak pimpin sedang membutuhkan tenaga kerja. Maka bersama ini saya kirimkan data dasar saya, yaitu :
Nama : Denny Setiawan
Tempat Tanggal Lahir : Cirebon, 13 Desember 1989
Alamat : Kav. Kepongpongan No.55, Cirebon.
Pendidikan Terakhir : S1, Manajemen Universitas Muhammadiyah Cirebon dengan Nilai IPK 3,45. Dan LP3I BC Program Bisnis Administrasi dengan Nilai IPK 3,27.
No. Telp : 0818234864
E-Mail : setiawan_denny15@yahoo.com
Besar Harapan saya untuk dapat bergabung dan bekerja di perusahaan yang Bapak Pimpin. Atas perhatian Bapak, Saya ucapkan Terimakasih.
Hormat Saya
ttd
Denny Setiawan